Implora Peeling Serum Ingredients

implora peeling serum kandungan
Implora Peeling Serum Ingredients

Sebelum membahas implora peeling serum ingredients, saya akan membahas dulu sedikit Implora peeling serum review banyak yang bilang implora peeling serum ini bikin kulit wajah mereka bersih, halus dan cerah namun ada juga review implora peeling serum bilang bikin jerawat mereka menjadi meradang yuk kita bahas

Implora peeling serum adalah exfoliator yang berbentuk serum yang mengandung turunan AHA (glycolic acid dan lactic acid) licorice, niacinamide dan urea yang merupakan bahan exfoliator dan agen depigmentasi.

Harga Implora Peeling Serum

Harga implora peeling serum 20 ml 35.000

Implora Peeling Serum Ingredients

Saya kasih implora peeling serum dalam 3 versi yaitu skincarisma, cosdna dan kemasan

Ingredients Implora Peeling Serum Skincarisma

Saat saya cek di website skincarisma implora peeling serum belum terdaftar semoga segera terdaftar ya

Implora Peeling Serum Ingredients
Implora Peeling Serum Skincarisma

Ingredients Implora Peeling Serum Cosdna

Implora Peeling Serum Ingredients
Implora Peeling Serum Cosdna

Ingredients Implora Peeling Serum Kemasan

Implora Peeling Serum Ingredients
Ingredients Implora Peeling Serum Kemasan

Aqua, Butylene Glycol, Propylene Glycol, Glycolic Acid, Glycerin, Succinic Acid, Silanediol Salicylate, Ethoxydiglycol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Trideceth-9, Sodium Lactate, Sodium PCA, Hydroxypropyl Methylcellulose, DMDM Hydantoin, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Triethanolamine, Sodium Hydroxide, Tetrasodium EDTA, Iodopropynyl Butylcarbamate, Fructose, Glycine, Inositol, Lactic Acid, Niacinamide, Urea, Glabridin, Benzoic Acid, Sodium Benzoate, Sodium Methylparaben, Sodium Chloride, Terry-Dry Freeze Dried Or Spray Dried Aloe Vera Powders, Propylparaben

Pembahasan Implora Peeling Serum

  • Aqua sebagai pelarut
  • Butylene glycol sebagai bahan pengontrol viskositas sehingga produk ini membentuk gel dan bisa menyebabkan memicunya jerawat dan allergic contact dermatitis.
  • Propylene Glycol sebagai humektan dan digunakan dalam pelembab untuk meningkatkan penampilan kulit dengan mengurangi pengelupasan dan mengembalikan kekenyalan.
  • Glycolic Acid adalah jenis alpha hydroxy acid (AHA) yang, seperti bahan lain dalam kategorinya, dapat bertindak sebagai zat pengikat air dan, bila diformulasikan dengan benar, sebagai eksfoliasi. Dalam kapasitasnya sebagai exfoliant, dapat membantu meluruhkan kulit mati untuk memperbaharui permukaan kulit, secara nyata meyamarkan tanda-tanda penuaan, terutama dari kerusakan akibat sinar matahari. Glycolic acid adalah salah satu bentuk AHA yang paling efektif dan diteliti dengan baik.
  • Glycerin sebagai bahan humektan dan pengisi ulang kulit yang mengalami TEWLS.
  • Succinic Acid adalah senyawa organik aktif secara biologis yang terlibat dalam proses metabolisme tubuh manusia dan ada di dalam tubuh itu sendiri. Succinic Acid pertama kali disintesis pada abad ke-17 sebagai hasil penyulingan amber ( Succinum berarti amber dalam bahasa Latin). Succinic Acid memiliki banyak sifat obat dan kosmetik, termasuk antioksidan. exfoliator, dan buffiing.
  • Silanediol Salicylate adalah kombinasi dari 2-Hydroxybenzoic Acid (yang juga dikenal sebagai Salicylic Acid), dan Dihydroxysilyl ester, dan digunakan sebagai agen pengkondisi kulit dan emolien dalam produk dan formula perawatan kulit
  • Ethoxydiglycol dianggap sebagai pelarut sintetis yang aman dan dapat ditoleransi dengan baik yang membantu meningkatkan fungsi, penetrasi, dan tekstur produk perawatan kulit.
  • PEG-40 Hydrogenated Castor Oil adalah bahan emolien yang merupakan campuran polyethylene glycol (PEG) dengan natural castor oil. PEG-40 Hydrogenated Castor Oil berguna sebagai membantu membentuk emulsi dengan mengurangi tegangan permukaan zat yang akan diemulsi. Mereka juga membantu bahan lain untuk larut dalam pelarut di mana mereka biasanya tidak larut. Namun PEG-40 Hydrogenated Castor Oil juga merupakan bahan pemicu munculnya jerawat.
  • Trideceth-9 adalah polyethylene glycol dari tridecyl alkohol. Trideceth-9 berguna sebagai bahan pembersih, zat pengemulsi dan zat pelarut. Bahan ini bisa mengiritasi kulit.
  • Sodium Lactate adalah garam natrium dari lactic acid. Digunakan terutama sebagai hydrating dan agen buffering (untuk menyesuaikan nilai pH produk).
  • PCA (pyrrolidone carboxylic acid) dan Sodium PCA merupakan agen penghidrasi yang sangat baik. Sodium PCA juga berfungsi sebagai bahan pengisi kulit dengan meningkatkan kadar air pada lapisan atas kulit dengan menarik kelembaban dari udara di sekitarnya. Sodium PCA juga meningkatkan penampilan dan rasa rambut, dengan meningkatkan tubuh rambut, kelenturan, atau kekilauan, atau dengan memperbaiki tekstur rambut yang telah rusak secara fisik atau dengan perawatan kimia.
  • Hydroxypropyl Methylcellulose adalah polimer yang digunakan untuk menstabilkan emulsi serta mengentalkan produk . Itu juga dapat menstabilkan busa dalam produk pembersih.
  • DMDM Hydantoin adalah pengawet pelepasan dari formaldehida , yang mencegah atau menghambat pertumbuhan mikroba, sehingga melindungi kosmetik dan produk perawatan pribadi dari pembusukan. DMDM Hydantoin juga merupakan bahan yang mengiritasi kulit.
  • Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract (ekstrak akar manis) adalah bahan antioksidan, anti inflamasi, anti aging dan agen pencerah kulit.
  • Triethanolamine digunakan dalam kosmetik sebagai penyeimbang pH dan penstabil emulsi. Seperti semua amina, ia memiliki potensi untuk menciptakan nitrosamin. Ada kontroversi mengenai apakah ini menimbulkan masalah nyata bagi kulit, mengingat konsentrasi rendah yang digunakan dalam kosmetik dan teori bahwa nitrosamin tidak dapat menembus kulit. Triethanolamine juga merupakan bahan pemicu munculnya jerawat.
  • Sodium Hydroxide, juga dikenal sebagai lye, adalah bahan yang sangat basa (juga dikenal sebagai "dasar") yang digunakan dalam jumlah kecil dalam kosmetik untuk menetapkan dan menahan pH suatu produk dalam formula asam atau basa
  • Tetrasodium EDTA adalah agen chelating digunakan untuk mencegah mineral yang ada dalam formulasi dari ikatan dengan bahan lain.
  • Iodopropynyl Butylcarbamate adalah pengawet sintetis biasanya digunakan dalam konsentrasi 0,1% atau kurang. Itu harus selalu digunakan dengan pengawet lain dalam produk berbasis air.
  • Fructose sering disebut gula buah, dan merupakan jenis gula yang terdiri dari glukosa. Ini memiliki sifat mengikat air untuk kulit.
  • Glycine adalah asam amino yang berguna sebagai sebagai agen pengkondisi rambut dan agen pengkondisi kulit
  • Inositol adalah komponen utama lesitin yang mungkin memiliki sifat mengikat air untuk kulit. Ini bukan vitamin, meskipun kadang-kadang keliru dianggap sebagai vitamin B.
  • Lactic Acid adalah alpha hydroxy acid (AHA) diekstraksi dari susu, meskipun sebagian besar bentuk yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis karena bentuk tersebut lebih mudah untuk diformulasikan dan distabilkan. Dalam formula pH-benar (umumnya suatu produk akan memiliki pH antara 3 dan 4) dan dalam konsentrasi antara 5 dan 12%, lactic acid terkelupas pada permukaan kulit dengan memecah bahan yang menyatukan kulit mati, memungkinkannya untuk ditumpahkan secara alami seperti dulu. lactic acid dapat menyebabkan sensitivitas, meskipun hal ini tidak umum dan dapat diminimalkan, jika tidak dihilangkan, jika formulasinya mengandung bahan-bahan yang menenangkan. Lactic acid juga memiliki sifat menghidrasi dan, seperti glycolic acid (AHA lainnya), membantu mencerahkan warna kulit yang tidak merata.
  • Niacinamide (juga dikenal sebagai vitamin B3 atau nicotinamide) adalah bahan pemulihan kulit unik yang menawarkan banyak manfaat untuk kulit. Ini terkenal karena kemampuannya untuk membantu mengurangi pori-pori yang membesar (exfoliator) dan memperbaiki warna kulit yang tidak rata / kusam (agen depigmentasi). Ini juga memperkuat penghalang kulit yang melemah.
  • Urea adalah zat utama yang mengandung nitrogen yang ditemukan dalam urine mamalia namun versi sintetis digunakan dalam kosmetik. Dalam jumlah kecil, urea memiliki sifat mengikat air dan pengelupasan ringan yang bermanfaat untuk kulit. Dalam konsentrasi yang lebih besar dapat menyebabkan sensitivitas, meskipun jumlah besar juga dapat mengeksfoliasi kulit. Urea juga dapat meningkatkan penyerapan bahan kosmetik lainnya.
  • Glabridin adalah bahan utama dalam ekstrak licorice. Ini memiliki menenangkan kulit, antioksidan, dan sifat bermanfaat lainnya untuk kulit. Ada penelitian yang menunjukkan itu efektif dalam mencerahkan kulit juga.
  • Benzoic Acid digunakan sebagai pengawet dalam makanan dan produk skincare. Benzoic Acid juga merupakan bahan pemicu munculnya jerawat dan rasa perih
  • Sodium Benzoate adalah garam benzoic acid digunakan sebagai pengawet baik dalam kosmetik maupun produk makanan
  • Sodium Methylparaben adalah garam methylparaben yang berguna sebagai pengawet
  • Sodium Chloride lebih populer dikenal sebagai garam meja biasa. Digunakan terutama sebagai bahan pengikat dalam produk skincare dan kadang-kadang sebagai bahan abrasif dalam produk scrub dan juga merupakan bahan pemicu munculnya jerawat.
  • Terry-Dry Freeze Dried Or Spray Dried Aloe Vera Powders adalah bentuk bubuk dari aloe vera yang berguna sebagai melembabkan kulit.
  • Propylparaben adalah jenis paraben yang berguna sebagai pengawet

Manfaat Implora Peeling Serum

  • Membantu mengangkat sel-sel kulit mati di permukaan kulit
  • Membantu mencerahkan kulit yang kusam
  • Membantu mengurangi PIH 
  • Membantu mecegah penuaan dini

Cara Pakai Implora Peeling Serum

  1. Dipakai pada malam hari
  2. Untuk pemula dilakukan 2-4 minggu sekali
  3. Implora peeling serum dipakai setelah facial wash
  4. Tuang Implora peeling serum ⅛ sdt di telapak tangan 
  5. Oles ke wajah 
  6. Tunggu 5-10 menit kemudian di-bilas dengan air yang mengalir
  7. Kemudian dilanjutkan dengan serum maupun pelembab

Implora Peeling Serum Untuk Usia Berapa?

Implora peeling serum untuk usia 17 tahun ke atas

Implora Peeling Serum Untuk Kulit Apa?

Implora peeling serum untuk jenis kulit kering cenderung kombinasi serta kulit berminyak cenderung kering , Namun bila mengalami kemerahan, iritasi, alergi dan jerawat tambah parah hentikan pemakaian. tidak rekomendasi untuk kulit yang kemerahan maupun gampang perih

Direkomendasikan Untuk Jenis kulit Baumann

DRNW, DRPW, DSNW, DSPW, ORNW, ORPW, OSNW dan OSPW

Implora Peeling Serum Amankah Untuk Ibu Hamil Dan Menyusui?

Implora peeling serum aman untuk ibu hamil dan menyusui tetapi sebaiknya konsultasi ke dokter kandungan dulu sebelum menggunakan produk ini

Keamanan Dan Legalitas Implora Peeling Serum

Keamanan dan legalitas implora peeling serum adalah memiliki No BPOM yaitu NA18210104034 dan tidak memiliki sertifikat Halal MUI 

BPOM Implora Peeling Serum

Implora Peeling Serum bpom
BPOM Implora Peeling Serum

Halal MUI Implora Peeling Serum

Halal Implora Peeling Serum
Halal MUI Implora Peeling Serum

Sampai disini dulu pembahasan implora peeling serum ingredients. Bila perubahan formula, ingredient atau update baru saya akan update artikel ini lagi.

keyword search: implora peeling serum review,implora peeling serum ingredients,implora peeling serum cara pakai,implora peeling serum untuk apa,implora peeling serum,implora peeling serum untuk usia berapa,implora peeling serum untuk umur berapa,implora peeling serum harga,implora peeling serum manfaat,implora peeling serum skincarisma

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url